Langsung ke konten utama

Postingan

Kepada Kamu

Kepada Kamu Aku bahagia saat aku jatuh cinta Kepada kamu Dengan kata yang terpatah-patah Aku katakan aku cinta kamu Aku bahagia saat aku jatuh cinta Kepada kamu Dengan ketidak berdayaanku Aku menggenggam tanganmu Aku bahagia saat aku jatuh cinta Kepada kamu Dengan jantung yang berperang Aku memeluk tubuh mu Aku bahagia saat aku jatuh cinta Kepada kamu Dengan mata yang tertutup Aku mencium rambutmu Aku bahagia saat aku jatuh cinta Kepada kamu Dengan sadar dan tidak sadar Aku hanya menginginkanmu

Kepercayaan

Singkat cerita saya kadang suka ngobrol sama kakek saya, meskipun terkadang hanya terjadi pembicaraan satu arah karena pendengaran kakek saya yang kurang. Seperti kakek-kakek pada umumnya kakek saya suka bercerita tentang jaman dahulu, zaman penjajahan dan zaman setelah kemerdekaan. Meskipun kebanyakan cerita kakek saya bukan soal perjuangan melawan penjajah tapi lebih pada cerita tentang pengalaman dan kepercayannya. Dari cerita-cerita yang diceritakan, dapat disimpulkan bahwa kakek saya itu sedikit penakut dan percaya akan kepercayaan tetrtentu. Contoh kepercayaan yang dipegang kakek saya adalah tidak mau memakan kepala ayam. Konon katanya leluhur kakek saya yang bernama Sanghiang Prabu Sanga Dipati melarang keturunannya untuk memakan kepala ayam dikarenakan salah satu putranya meninggal akibat memakan kepala ayam. Kepercayaan kakek saya itu sulit dihilangkan. Faktor utamanya adalah masalah usia dan lamanya kakek saya menganut kepercayaan tersebut.

Agustus 2017

Di bulan ini dua tahun lalu Aku mencintaimu Di bulan ini Aku mencintaimu lagi Aku tahu Kamu tidak sendiri lagi Tapi aku tahu Ada rasa yang sama diantara kita Kamu boleh berkata Bahwa aku jatuh cinta sendirian Tapi tidak begitu Tuhan menunjukanya padaku Aku cinta kepadamu Ditulis pada bulan agustus 2017

Masih Tentang Komunikasi

Beberapa hari yang lalu, salah seorang senior saya membagikan tautan suatu buku yang berjudul Effective Science Communication: A practical guide to surviving as scientist . Buku tersebut ditulis oleh Sam Illingworth dan Grant Allen.Seperti terlihat dari judulnya buku tersebut membahas teknik-teknik komunikasi untuk seorang saintis beserta exercise dan further study yang disarankan (harus) dilakukan oleh si pembaca untuk mempraktekan apa yang dia dapat setelah membaca suatu chapter . Pada Chapter I , disebutkan bahwa saintis harus mengkomunikasikan hasil penelitian terhadap khalayak ramai. Namun, kebanyakan saintis menganggap bahwa kegitan tersebut itu sangat menakutkan. Padahal realitanya sebagai seorang saintis kita diharuskan dapat mengkomunikasikan hasil penelitian kita pada semua khalayak ramai. Sebagai seorang saintis: we communicate our research because we should do, because we want to, and because we have to. Kita ingin dan harus membuktikan bahwa hasil penelitian kita it...

Komunikasi

Dalam hal komunikasi, saya memang kurang menguasai sehingga ada bebrapa masalah yang timbul dari hal itu. Ketika saya bimbingan ke dosen tenang tugas akhir, saya terkadang merasa kagok karena dosen saya sedang sibuk dengan laptopnya atau sedang ngobrol dengan temannya. Ketika terjadi diskusi, terjadi dua jalan pembicaraan, pembicaraan saya dan pembicaraan dosen saya. Pembicaraan saya tentang jalan X dan pembicaraan dosen saya tentang jalan X' tapi bukan jalan X yang saya ceritakan, mungkin karena penyampaian(komunikasi) saya yang kurang. Terkadang saya merasa tidak begitu didengarkan, dan imbasnya saya juga kadang tidak mendengarkan beliau. Hal ini juga terjadi pada revisi tulisan, beliau tidak memberi deadline dan saya juga bingung membereskanya gimana, saya tidak bisa menjadikanya prioritas utama karena saya juga punya tugas kuliah yang numpuk. Akhirnya revisian yang hampir empat bulan tebelengkalai. Dan saya sedang bingung sementara waktu terus berjalan.

Pepatah Prabu Siliwangi

Kemarin siang, saya bertemu bapak-bapak besama anaknya. Singkat cerita sibapak sedang mengantar anaknya dan makan siang di tukang mie ayam disebelah gedung kuliah saya. Saya pun sedang duduk bersama teman-teman saya, saya main game di hp dan teman saya ngobrol dengan teman-teman yang lain.Tiba-tiba si bapak itu ngajak ngobrol, si bapak itu membuka topik tentang kerajaan padjadjaran. Singkat cerita karena teman-teman saya yang lain sedang ngobrol tentang hal lain dan belum selesai, mereka mulai mengabaikan si bapak tersebut tinggal saya yang ngeladenini si bapak tersebut. B = bapak-bapak S = saya B: Kalian tahu gak arti pepatah prabu siliwangi "Teang elmu ka manuk, guguru ka maung, diajar ka oray" (cari ilmu ke burung, berguru ke harimau, belajar ke ular)? S: Nggak pak B: Baru denger ya? Gini cep, ini teh perkataan prabu siliwangi, kalo acep ngerti makna dari perkataan ini inysaalloh acep bakal dipermudah dalam memahami pelajaran di kuliah acep. ........ Si bapak-...

Sudah Empat Bulan

Beberapa hari yang lalu ketika saya salah memasukan password email, saya diingatkan kembali bahwa sudah empat bualan semenjak saya pergi ke Singapore/Singapura.Waktu itu ketika di pesawat setelah bosan membaca majalah saya memilih untuk tidur karena perjalan masih cukup lama dan hp (handphone) pun tidak berguna karena tidak ada internet.Singkat cerita beberapa saat sebelum landing saya terbangun dan pilot pun memberikan informasi mengenai Singapura. Ketika saya ingin menyamakan jam di hp, ternyata hp saya mati(hp saya kalo dibawa jalan2 biasanya mati sediri entah kenapa dan tombol power pada hp saya sudah copot, untuk menyalakannya harus menyambungkan aliran listriknya dengan kawa/plat besi atau harus menunggu alarm pagi saya berbunyi). Syukur saya bawa paperclip di ransel saya, dan sesampainya di bandara Changi saya langsung mencari kursi buat duduk agar bisa menyalakan hp. Butuh hampir setengah jam hp saya baru bisa nyala, karena untuk menyambungkan aruslistrik pada papan sirkuit ...

Nasi Mandi

Nasi Mandi Kambing, Sambel Daun Ketumbar/Coriander, dan Sup, mungkin sup masala (saya lupa foto sendiri tapi penampakanya persis seperti diatas. sumber: hungrygowhere.com)

LOG

Hari kamis 2 februari 2017 Masih belum ada progres tentang per-TUPUS dan per-Skripsian, tapi alhamdulilah saya mulai otak-atik kerjaan lagi. Masih tetep jadi orang yang kagokan, mudah mengurunkan niat untuk berbicara. Tanggal 22 maret nanti ada Nobel Lecture di kampus saya. Saya berharap tidak kehabisan kursi nanti.

Nasi Arab

Nasi Arab, Daging Sapi(lupa nama maskanya apa) dan Ayam (lupa juga namanya), (Minumannya juga lupa apa, tapi itu sepertinya bukan sirap bandung)
Roti Jala Gulai Ayam (Gambar diambil oleh teman saya)

Hai

Hai blogger. Sudah lama tak nulis disini. IPK saya naik loh (tapi masih dibawah rata-rata IPK orang). Ngomong-ngomong soal IPK, beberapa bulan kemarin saya mengikuti workshop di fakultas tetangga (kedokteran). Di sesi tanya-jawab saya memberanikan diri untuk bertanya dan obrolan dengan pembicara/pemberi workshop pun berlanjut di sesi makan siang.  Beliau bertanya: "Sekarang kamu sedang S2?" "Ngga pak, Saya masih S1" Jawab saya, dan beliau bertanya lagi "Setelah lulus mau kemana? Ngambil S2?" "Hmm, masih pikir-pikir pak, soalnya saya bukan mahasiwa yang rajin jadi nilai saya jelek-jelek" Jawab saya lagi, dan beliau bertanya lagi "IPK kamu berapa?" kemudian saya jawab dengan hati-hati, "2.5 pak"(semester kemaren IPK saya memang segini, tapi sekarang udah naik lah beberapa poin) dan beliau berkata "Yasudah kamu lanjut S2 saja, kalau butuh surat rekomendasi email saya saja, bilangin ke dosen pembimbing k...

Puisi lagi -1

Lama tak jumpa Aku disini tersudut Tersudut oleh jalan Jalan yang pernah ku hindari Benar kata guruku Aku akan sedikit kesusahan Benar juga kata guruku Aku akan mendekati apa yang aku jauhi Tapi kamu Kamu yang selalu terbolak balik di hati Aku tak kuasa Aku akan memilih

Mencintai Lagi

Ah harumnya masih jelas tercium dihidungku Jelas aku mencintainya Tapi kenapa cinta ini datang tiba-tiba Sempat teringat akan cintaku yang lain Ah tapi rasanya ini berbeda Seperti cintaku yang lain ketika dibandingkan dengan cintaku yang lainya

Mencintai

Saya rasa ada suatu diskriminasi dalam setiap mencintai Karena untuk mencintai kita tidak bisa memilih Karena untuk mencintai kita harus keluar dari zona tenang Karena mencintai itu sebuah takdir